Manajemen Penciptaan Tuhan

Mengapa Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air?

💠💠💠


Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. (Kejadian 1:2)


Sebelum Tuhan berfirman untuk menciptakan terang di ayat 3, ayat 1 dan 2 memunculkan beberapa kata benda sebagai unsur-unsur yang telah ada di alam semesta ini, yaitu: langit, bumi, air ( מַיִם baca Mayim), dan kegelapan yang memenuhi permukaan laut serta Roh Allah yang melayang-layang di atas permukaan air. 


Semua unsur-unsur ini dijelaskan keberadaan nya sebagai benda yang mati tanpa kehidupan di dalamnya, kecuali satu kata benda yang menunjukkan bahwa Ia adalah benda yang hidup yaitu Roh Allah, dimana Ia bergerak melayang-layang di atas permukaan Mayim (air). 


Frase Roh Allah (Elohim Weruah - אֱלֹהִ֔ים וְר֣וּחַ) muncul sebanyak 378 kali di Alkitab dan pemunculanNya pertama kali justru di moment penciptaan dimana dunia belum berbentuk, semesta masih gelap, dan tidak ada kehidupan di dalamnya. 


Hal ini berarti Roh Allah sudah hadir diawal penciptaan. Roh Allah yang bergerak ini bukanlah pergerakan karena ditopang oleh sesuatu, melainkan pergerakan yang dilakukan oleh diriNya sendiri. 


Elohim menciptakan bumi, langit dan air terlebih dahulu untuk dipersiapkan menjadi tempat bagi makhluk hidup dan menopang kehidupan makhluk hidup. 


Langit sebagai tempat untuk berdiamnya matahari, bulan, bintang, mengalirnya udara yang memuat oksigen dan benda-benda angkasa lainnya yang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup. 


Begitu juga bumi dan air sebagai wadah kehidupan tempat makhluk hidup hidup didalamnya. 


Betapa ajaibnya Tuhan itu yang dengan kekuatan dan kebijaksanaanNya mengatur segala sesuatu di alam semesta ini sesuai urutannya.


⏱️ Kesimpulan

Hadirnya Roh Allah di awal keberadaan dunia dan semesta yang gelap tanpa kehidupan memberikan dua garis perbedaan yang esensi antara yang mati dan hidup, antara yang diciptakan dengan yang menciptakan; menjelaskan bahwa Dia lah satu-satunya yang hidup, merupakan sumber dari kehidupan, awal dari yang hidup, dan yang akan memberikan kehidupan. 


👌 Insight


Langit, bumi, dan air adalah benda-benda yang diciptakan Tuhan, dihadirkan di dalam gelap,  benda-benda mati yang sama sekali tidak ada kuasa, tidak memiliki kehidupan, dan tidak bisa melakukan apa-apa. Keberadaan mereka adalah hasil dari karya Tuhan, diciptakan untuk menjadi wadah bagi makhluk hidup menjalani kehidupan.


Pemahaman ini mendorong manusia untuk memahami siapakah pencipta semesta,  yaitu pemilik kehidupan, pencipta kehidupan dan manajer kehidupan yang pantas untuk dipuji, disembah dan diagungkan selama-lamanya.


👉 Aplikasi

Ketika Anda memandang kebesaran, keteraturan, keindahan bahkan signifikansi alam semesta ini bagi makhluk hidup, maukah kamu mengucap syukur kepada Tuhan Elohim Sang Pencipta yang hidup yang juga adalah sumber dan penopang kehidupan? 

💠💠💠


7 Hari Tentang Penciptaan

Hari kedua: Manajemen Penciptaan


Komentar

Postingan Populer