Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Ephphata (Terbukalah) - (Renungan ke-36 Kitab Injil Markus)

Markus 7:31-37 "Efata!", artinya: Terbukalah! (Markus 7:34b) Selesai melakukan mujizat besar di Tirus, Yesus sampai ke Dekapolis yang juga adalah wilayah non Yahudi. Di situ Yesus menyembuhkan seorang yang sakit tuli dan gagap dengan cara yang sangat berbeda. Ia meletakkan jarinya ke dalam telinga orang tersebut, meludah dan meraba lidahnya, melihat ke atas,menarik napas panjang dan berkata, “Ephphata” - bahasa Aramic (Siria) merupakan kata perintah, “Terbukalah!”. Jadi Yesus memerintahkan kepada telinga orang tersebut agar terbuka dan itu terjadi, sekalian menyembuhkan gagapnya. Orang-orang yang melihat   takjub, tercengang atas mujizat tersebut.    Nama Yesus tidak bisa dibendung, semakin banyak orang non Yahudi yang mengenalNya. Yesus memiliki berbagai cara untuk menyembuhkan. David Guzik menjelaskan, “Yesus menggunakan banyak cara penyembuhan yang berbeda. Ia menyembuhkan dengan kata-kata, menyembuhkan tanpa berkata-kata, menyembuhkan sebagai respons terhad...

Postingan Terbaru

Kunarion (Anak Anjing) - (Renungan ke-35 Kitab Injil Markus)

Kenajisan Spiritual (Renungan ke-34 Kitab Injil Markus)

Hati Yang Menjauh Dari Allah (Renungan ke-33 Kitab Injil Markus)

Pengkut Yesus Sejati (Renungan ke-32 Kitab Injil Markus)

Tenggelam Dalam Ketakutan (Renungan ke-31 Kitab Injil Markus)

Jawablah Kebutuhan Rohani (Renungan ke-30 Kitab Injil Markus)

Dendam dan Sakit Hati (Renungan ke-29 Kitab Injil Markus)

Berkat atau Kutuk (Renungan ke-28 Kitab Injl Markus)

Penghambat Mujizat (Renungan ke-27 Kitab Injil Markus)

The Breakthrough of Faith (Renungan ke-26 Kitab Injil Markus)