5 Makna Kenaikan Yesus ke Sorga
Mari berhenti sejenak dan membawa pikiran kita kembali ke masa 2000 tahun silam ketika Yesus bersama 11 muridNya berada di Betania.
Di Lukas 24:50-51 mengatakan, lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka_ dan terangkat ke Sorga.
Saat ini bayangkan Yesus sedang bersama-sama 11 rasul di atas bukit, kemudian setelah menyampaikan pesan terakhir yaitu Amanat Agung, Ia memberkati mereka dengan tangan yang diangkat.
Sementara memberkati dengan tangan masih di atas, Ia mulai terpisah dengan mereka dan terangkat ke Sorga. Murid-murid menjadi saksi dalam semua prosesnya.
Apa maknanya? Mengapa tidak diselesaikan terlebuh dahulu berkatNya baru terangkat ke Sorga?
Ada 5 makna yang tersingkap melalui peristiwa ini:
1. Yesus mau mereka menjadi saksi kenaikanNya ke Sorga.
Yesus dengan sengaja membawa mereka ke lokasi tempat Ia akan terangkat yaitu di Bukit Zaitun yang di Betania. Bukit Zaitun adalah perbukitan yang luas ada beberapa desa di sekitarnya. Salah satunya adalah Betania, yang terletak di lereng timur sekitar 1 km dari Yerusalem. Dari bukit Zaitun bisa memandang kota Yerusalem.
Yesus membawa mereka supaya mereka menyaksikan Kenaikan Yesus ke Sorga sesuai dengan yang Ia katakan sebelumnya.
Kenaikan Yesus bukan cerita dongeng, melainkan benar-benar terjadi karena ada saksi mata yang melihat secara langsung mulai Ia terangkat dari bumi ke atas sampai tertutup awan.
Peristiwa ini ditulis di kitab Injil supaya kita semua murid-murid Yesus percaya dan menyaksikan berita kenaikan Yesus ke Sorga kepada orang lain.
2. Ini masalah waktu.
Ia harus terangkat sesuai waktunya tidak bisa ditunda atau dibuat lebih cepat. Allah kita adalah Allah yang selalu tepat waktu, tidak pernah terlambat. Apa yang Ia rencanakan tidak pernah melesat dalam penggenapannya.
Demikianlah ketika kita sebagai murid Yesus menanti janji2Nya tidak akan pernah terlambat dalam penggenapannya.
3 Kata terangkat disini merupakan kata kerja passive juga middle. Artinya Yesus naik ke Sorga bukan karena ada kuasa lain yang mengangkat Dia naik ke atas melainkan diriNya sendiri yang membuat Ia terangkat.
Yesus terangkat ke Sorga supaya setiap orang yang percaya kepadaNya baik yang sudah mati dan bangkit, dan yang masih hidup akan diangkat berjumpa denganNya ketika Ia datang kedua kali.
4. Yesus terangkat dan pergi ke Sorga bukan sebagai tamu, tetapi kembali ke rumahNya karena Ia datang dari sana ke bumi dalam rupa manusia.
Pemahaman ini menegaskan bahwa Yesus adalah satu-satunya jalan untuk sampai ke rumah Bapa karena hanya Ia yang tahu jalan dari Sorga ke bumi dan jalan dari bumi ke Sorga. Dan Dialah jalan itu sendiri. Tanpa Dia tidak ada satupun manusia yang dapat sampai kesana
Ia harus kembali ke Sorga untuk menyediakan tempat bagi para pengikut-Nya yang akan Ia jemput ketika datang kembali yang kedua kalinya.
5. TanganNya terangkat ketika memberkati, dan sementara terangkat ke atas. Artinya tugas pemberkatanNya belum selesai. Ia memberkati dari bumi bahkan sampai di rumahNya, Ia masih terus memberkati sampai hari ini dan sampai Ia datang ke dua kali.
Selamat memperingati moment Kenaikan Yesus ke Sorga, ke rumahNya, rumah Bapa yang kekal. Kenaikan Yesus ke Sorga membuktikan keilahian-Nya dan kepemilikan-Nya terhadap Sorga.
Memperingati Kenaikan Yesus memperkuat iman dan Pengharapan kita sebagai pengikut Tuhan Yesus Kristus akan kehidupan yang kekal, kebangkitan dan pengangkatan. Juga terus menyemangati untuk bersekutu, bersaksi dan melayani.

Komentar
Trimakasih atas berkat Firman Tuhan di hari Kenaikan Tuhan Yesus.