Jawablah Kebutuhan Rohani (Renungan ke-30 Kitab Injil Markus)

Markus 6:30-44

Blessed are those who hunger and thirst for righteousness, for they shall be satisfied. (Mat 5:6 – ESV)

Yesus bersama tim bermaksud istirahat di tempat yang sunyi karena memang mereka kelelahan setelah  melayani banyak orang bahkan makanpun tidak sempat. Namun rencana mereka berubah, orang banyak sudah mendahului mereka ke lokasi. Melihat mereka, Hati Yesus tergerak dengan belas kasihan. Yesus mengajari mereka kemudian memberikan mereka makan.

Orang banyak yang rela  berjalan jauh mengitari daratan tanpa makan minum sampai malam untuk mendengar Yesus menjelaskan betapa mereka lapar dan haus akan kebenaran. Mereka butuh digembalakan dan diberi makanan secara rohani oleh Yesus. Mereka tidak minta makanan jasmani namun Yesus tau kebutuhan mereka. Dengan pengajaran Yesus memenuhi kebutuhan rohani mereka, dengan mujizat Yesus memenuhi kebutuhan jasmani mereka.

Yesus mengajarkan, diberkatilah mereka yang lapar dan haus akan kebenaran karena mereka akan dipuaskan (Matius 5:6 – ESV). Lapar dan haus akan kebenaran hanya bisa dipuaskan oleh Yesus Kristus melalui firmanNya. Kebanyakan orang Kristen menjadi sakit secara rohani karena porsi Firman yang didengar tidak pernah mencukupi kebutuhan rohani mereka.

Pernah ada sekelompok masyarakat ketika mengalami kelaparan meninggalkan iman mereka di dalam Yesus karena kelompok agama lain datang dan memberi sumbangan berupa supermi sambil menantang mereka pindah agama. Mereka mau dan mengatakan, “Yesus tidak memberi supermi saat kami kelaparan”.  Mungkin kedengaran lucu, tapi hati Tuhan menangis melihat domba-dombaNya meninggalkan Dia. Statement mereka mengindikasikan bahwa mereka telah kehilangan kebenaran yang sejati di dalam Yesus Kristus karena sakit rohani yang dibiarkan bertahun-tahun.

Namun apakah jika kebutuhan jasmani mereka terpenuhi, ada jaminan mereka akan menolak tawaran tersebut? Tidak! Ada banyak orang Kristen yang meskipun kaya raya dan hidup dalam kelimpahan namun menyangkal Yesus. Mengapa? Karena rohani mereka tidak kuat untuk mempertahankan iman percaya mereka.

Coba amati tubuh rohani kita, seberapa lapar dan dahaga akan kebenaran firman Allah? Apakah merasa terpuaskan ketika mendengar Firman Allah atau masih kurang? Ketika tubuh rohani kita kuat, tawaran apapun yang datang untuk meninggalkan iman percaya akan ditepis dengan sangat mudah. (Zandy Keliduan)

Insight: Perkuatlah kehidupan rohani dengan Firman Tuhan yang cukup. Ketika kebutuhan rohani kita terpenuhi tidak mungkin kebutuhan jasmani dibiarkan Tuhan.

 

Komentar

Postingan Populer