The Breakthrough of Faith (Renungan ke-26 Kitab Injil Markus)
Markus 5:21-43
Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh. (Markus 5:28)
Dalam satu narasi ada 2 mujizat besar yang terjadi. Yang pertama Yesus menyembuhkan seorang perempuan yang sudah 12 tahun sakit pendarahan, kemudian membangkitkan anak perempuan Yairus yang sudah berusia 12 tahun (Lukas 8:42). Kedua orang ini memiliki pola yang sama sebelum mengalami mujizat. Pertama mereka mendengar tentang kekuasaan Yesus, kemudian percaya dan datang kepadaNya. Kedua tokoh yang diceritakan di ketiga Injil Sinopsis ini melakukan terobosan iman untuk mengalami kuasa mujizat dari Yesus.
Yairus seorang penguasa di Sinagoge datang tersungkur di depan kaki Yesus memohon pertolongan dariNya. Ini merupakan suatu terobosan iman yang besar. Faktanya tidak mungkin seorang pemimpin Yahudi datang menyembah Yesus. Mereka cenderung menghakimi dan menentang pelayanan Yesus. Perjalanan Yesus menuju ke rumah Yairus terhenti di tengah jalan karena Ia merasa ada kuasa yang keluar dari dalam diriNya. Rupanya perempuan yang sakit pendarahan selama 12 tahun tersebut dalam keadaan terpuruk baik iman, ekonomi dan sosialnya, datang menjamah ἱμάτιον (baca: himation) yaitu benang-benang di ujung jubah yang Yesus pakai. Kuasa Yesus keluar dengan sendirinya dan menyembuhkan perempuan tersebut. Ini juga merupakan suatu terobosan iman yang besar. Selama 12 tahun ia berusaha, namun tidak ada progres yang baik malah semakin buruk. Ia pun hanya menjamah benang kecil, namun kuasa besar keluar menjamahnya.
Sering kali ketika merasa mampu, hebat, kuat dan bisa melakukan banyak hal, kuasa Tuhan menjadi tidak terlihat dalam hidup kita. Mengapa? Karena Tuhan hanya menjadi cadangan dan seperti penyorak untuk apa yang dikerjakan. Semakin lama kelihatannya semakin bombastis namun mengarah kepada kerapuhan yang sebentar saja sudah jatuh dan rubuh. Dalam situasi tersebut, perlu melakukan suatu terobosan iman yang dapat mengangkat kembali diri kita dalam posisi yang seharusnya.
Terobosan iman bukanlah suatu usaha berdasarkan kekuatan diri kita sendiri. Terobosan iman merupakan suatu langkah iman yang datang dari keterpurukan, kegagalan, ketidak mampuan, dan keberserahan penuh pada kuasa Allah. Untuk melakukan terobosan iman diperlukan mata dengan iman yang tertuju kepada Tuhan Yesus Kristus sumber kasih, kehidupan, dan kuasa yang tidak terbatas. (Zandy Keliduan)
Insight: dalam hal apa dalam hidup anda yang membutukan terobosan iman?

Komentar